Wednesday, 3 July 2019

Tugas Tambahan SOM

1.      Pengantar Sistem Operasi Multimedia

Ø  Operating System
Sistem Operasi / Operating System adalah bagian yang sangat penting bagi semua sistem komputer, secara umum sistem komputer terbagi atas hardware, sistem operasi, program aplikasi dan user. Sistem operasi telah menyentuh kesemua bagian dalam sistem, sehingga apabila akan dirumuskan berarti kita harus lebih dahulu memahami bagian kerja suatu sistem. Sistem Operasi tidak lain adalah suatu sistem yang mampu melakukan kontrol atau pengurusan, sistem yang dimaksud disini adalah suatu kumpulan bit yang saling berinteraksi satu sama lain, maka dapat disimpulkan bahwa wujud nyata sistem operasi adalah suatu perangkat lunak atau software.

Sistem Operasi / Operating System adalah perangkat lunak yang bertindak menjembatani antara komputer dan penggunanya sehingga mempermudah pengguna untuk mengoperasikannya. Sistem Operasi tidak lain adalah suatu sistem yang mampu melakukan kontrol atau pengurusan, sistem yang dimaksud disini adalah suatu kumpulan bit yang saling berinteraksi satu sama lain, maka dapat disimpulkan bahwa wujud nyata sistem operasi adalah suatu perangkat lunak atau software.
Sistem Operasi / Operating System adalah perangkat lunak yang bertindak menjembatani antara komputer dan penggunanya sehingga mempermudah pengguna untuk mengoperasikannya.  


Dari gambaran diatas, sistem operasi berada diantara perangkat keras (hardware) dan user interface (tampilan) program. sistem operasi akan menyiapkan perangkat keras yang dibutuhkan agar dapat menampilkan tampilan program yang diminta oleh pengguna.
Secara umum semua sistem operasi memiliki 4 (empat) fungsi
·         Mengendalikan akses terhadap berbagai perangkat keras yang terhubung ke komputer (Manajemen perangkat keras). Akses terhadap perangkat keras yang terhubung pada komputer disediakan oleh sistem operasi melalui suatu aplikasi yang dikenal dengan istilah driver. Setiap driver dibuat untuk mengendalikan satu perangkat keras.
·         Mengelola file dan folder (Manajemen file dan folder). Hal ini dimungkinkan oleh sistem operasi karena pada saat instalasi sistem operasi ada proses format untuk hardisk. Melaalui proses tersebut ruang hardisk akan ditata sedemikian  rupa sehingga memiliki tempat-tempat tertentu untuk menyimpan file.
·         Penyediaan user interface sebagai jembatan antar  user dengan perangkat keras komputer (Manajemen interaksi user). User dapat menggunkan komputer melalui aplikasi yang ada atau terinstall di komputer. Setiap aplikasi menyediakan interface untuk menerima interaksi yang mungkin dari user. Terdapat dua jennis interface yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan user, antara lain : 
1.      Command Line Interface (CLI), interaksi user dengan sistem dilakukan dengan mengetikkan serangkain kalimat perintah untuk dikerjakan oleh komputer.
2.      Graphical User Interface (GUI), disini interaksi user dilakukan melalui sekumpulan menu dan icon yang dapat dipilih oleh user untuk memberikan berbagai perintah ke komputer.
·         Pengelolaan aplikasi user (Manajemen aplikasi). Setiap aplikasi yang dijalankan oleh sistem operasi dengan mencari lokasi file program tersebut dan memindahkan isinya ke memori untuk kemudian mengirimkan setiap perintah pada file tersebut untuk dijalankan oleh komputer. Aplikasi user disini merupakan aplikasi yang digunakan oleh user untuk menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Fungsi manajemen pada aplikasi user ini dapat meliputi :
1.      Install, proses menempatkan file-file program pada sistem komputer termasuk konfigurasi program tersebut
2.      Unistall, proses untuk menghapus file-file program beserta konfigurasi dari komputer
3.      Update/Upgrade, proses untuk memperbarui file-file dari program yang telah terinstall.
Sistem Operasi juga mempunyai dua tugas utama, yaitu :
Mengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer.
Menyediakan sekumpulan layanan (disebut sistem cells) ke pemakai sehingga pemakai lebih mudah dan nyaman dalam menggunakan atau memanfaatkan sumber daya sistem komputer. 
Sistem Operasi memiliki 2 (dua) tipe sistem, yaitu 32-bit dan 64-bit 
1.      Sistem operasi 32-bit hanya mempu menerima RAM maksimal 4 GB, sedangkan sistem operasi 64-bit mampu menggunakan lebih dari 128 GB RAM.
2.      Manajemen memmori dari sistem 64-bit juga lebih baik, sehingga mampu menjalankan proses pada aplikasi lebih cepat

Ø  KLASIFIKASI MULTIMEDIA
Media (berdasar ISO93a) dapat diklasifikasikan menjadi beberapa criteria :
1. Perception Medium
Perception media merupakan penggunaan media dalam membantu manusia untuk merasakan lingkungannya. Bagaimana manusia menerima informasi pada lingkungan computer? Persepsi informasi melalui penglihatan atau pendengaran? Penerimaan informasi yang diterima manusia melalui indera “pendengaran” dan atau “penglihatan” tentunya akan mengalami perbedaan persepsi.
Aspek pada presentation medium :
  1. Aspek Representation space : sesuatu yang terkandung dalam presentasi secara nyata. Misalnya kertas, layer, slide show, banner, poster dsb
  2. Aspek Representation Values : nilai-nilai yang terkandung dalam presentasi
    • self contained (isi presentasi itu sendiri)
    • Predifined Symbol set (makna dari symbol) misalnya teks, ucapan, gerak tubuh
  3. Aspek Representation Dimension
    • Ruang (space)
    • Waktu (time) :
      • Time independent (tidak bergantung terhadap waktu), discreet (text, grafis)
      • Time dependent (bergantung terhadap waktu) continous media (video, audio sinyal dari sensor yang berbeda)
  4. Representation Medium (media yang digunakan untuk mempresentasikan informasi) dalam hal ini dengan format apa informasi akan disajikan.
  5. Presentation Medium (media penyajian)
    Tool dan device yang digunakan untuk proses input dan output informasi. Melalui media apa informasi disajikan oleh computer?
    Output :kertas, layer, speaker
    Input : keyboard, mouse, kamera, microphone
  6. Storage Medium (media penyimpanan)
    Pembawa data yang mempunyai kemampuan untuk menyimpan informasi. Dimanakah informasi akan disimpan (micro film, hard disk, floppy disk, flash disk, CD-ROOM, DVD, VCD, SDCard dsb.
  7. Transmission Medium (Media Pengiriman)
    Pembawa informasi yang memungkinkan terjadinya transmisi (pengiriman) data secara kontinyu (tidak termsuk media penyimpanan). Bagaimana informasi dari tempat yang berbeda dapat dipertukarkan? (melalui jaringan menggunakan kabel (coaxial, fiber optic) atau melalui udara terbuka (wireless).
  8. Information Exchange Medium (media penukaran informasi)
    Pembawa informasi untuk transmisi, contoh : media penyimpanan dan media transmisi.
    Bagaimana informasi yang berbeda saling dipertukarkan? (direct transmission dengan jaringan computer, combined (storage dan transmission media), web yang berisi informasi, e-book, forum






2.      Permasalahan Multimedia - Sistem Operasi Multimedia


Ø  DEFINISI MULTIMEDIA


MULTI [latin nouns] : banyak; bermacam-macam
MULTIMEDIA :
·         MEDIUM [latin] :  sesuatu  yang  dipakai  untuk menyampaikan atau membawa sesuatu
·         MEDIUM [American     Heritage Electronic Dictionary, 1991] : alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi.
Multimedia  dapat  diartikan  sebagai  penggunaan  beberapa  media  yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, grafik, animasi, dan video.

Ø  Beberapa definisi menurut beberapa ahli: 

·         Kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996)
·         Kombinasi  dari  tiga  elemen:  suara,  gambar,  dan  teks (McComick, 1996)
·         Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output.   Media ini   dapat  berupa  audio  (suara,  musik),  animasi,  video,  teks,  grafik  dan   gambar (Turban dan kawan-kawan, 2002).
·         Alat  yang  dapat  menciptakan  presentasi yang dinamis dan interaktif   yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin   dan Linda, 2001)
·         Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter  2001 adalah:   pemanfaatan komputer untuk  membuat  dan  menggabungkan  teks,   grafik, audio, video, dengan menggunakan tool yang memungkinkan   pemakai berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi.

Ø  Multimedia dapat digunakan dalam: 
·         Bidang periklanan yang efektif dan interaktif
·         Bidang  pendidikan  dalam  penyampaian  bahan  pengajaran  secara   interaktif  dan  dapat mempermudah  pembelajaran  karena  dididukung   oleh berbagai aspek: suara, video, animasi, teks, dan grafik.
·         Bidang  jaringan  dan  internet  yang  membantu  dalam  pembuatan   website yang menarik, informatif, dan interaktif
·         Menurut riset Computer Technology Research (CTR):
·         Orang mampu mengingat 20% dari yang dilihat
·         Orang mampu mengingat 30% dari yang didengar
·         Orang mampu mengingat 50% dari yang didengar dan dilihat
·         Orang  mampu  mengingat  30%  dari  yang  didengar,  dilihat,  dan  dilakukan.
Ø  Multimedia mampu: 
Ø  Mengubah mengubah tempat kerja. Dengan adanya teleworking, para pekerja dapat melakukan pekerjaanya tidak harus dari kantor. Contoh software yang mendukung teleworking / telecommuting:  Netmeeting!
Ø  Mengubah cara belanja. Homeshopping / teleshopping dapat dilakukan dengan menggunakan internet, kemudian barang datang dengan sendirinya.
Ø  Mengubah cara bisnis. Nokia membuat bisnis telepon seluler, banyak perusahaan menggunakan sistem jual beli online, bank menggunakan cara online-banking.
Ø  Mengubah cara memperoleh informasi. Orang-orang mulai menggunakan internet dan berbagai software untuk mencari informasi. Misalnya: membaca koran online, detik.com, menggunakan software kesehatan, belajar gitar dari software dan masih banyak lagi.
Ø  Mengubah cara belajar. Sekolah mulai menggunakan komputer multimedia, belajar online, menggunakan e-book.
Internet Multimedia juga mulai bersaing dengan televisi dan radio.

Ø  Sistem Multimedia dapat dibagi menjadi:  

1.      Sistem Multimedia Stand Alone  Sistem ini berarti merupakan sistem komputer multimedia yang memiliki minimal storage (harddisk, CD-ROM/DVD-ROM/CD-RW/DVD-RW), alat input  (keyboard, mouse, scanner, mic), dan output  (speaker, monitor, LCD Proyektor), VGA dan Soundcard.
2.      Sistem Multimedia Berbasis Jaringan Sistem ini harus terhubung melalui jaringan yang mempunyai bandwidth yang besar. Perbedaannya adalah adanya sharing sistem dan pengaksesan terhadap sumber daya yang sama.   Contoh:   video converence dan video broadcast  Permasalahan:  bila  bandwidth  kecil,  maka  akan  terjadi  kemacetan jaringan, delay dan masalah infrastruktur yang belum siap.
Ø  Heterogenity in Structure
·         Kompleksitas Media Object terdiri dari media object itu sendiri, disajikan secara selaras atau singkron
·         Beberapa standart Multimedia:
1.      SGML/XML
2.      HyTime
3.      SMIL
4.      MHEG
5.      VRML & X3D
6.      MPEG7 & MPEG21

Ø  Semantic Gap
Tidak hanya objek yang kompleks (dijelaskan menggunakan standar hypermedia, seperti X3D, SMIL, MPEG7, atau HTML) yang memerlukan struktur, model nonatomic untuk representasi. Bahkan benda dari jenis media yang relatif sederhana, seperti gambar dan video, mungkin perlu sifat lokal yang beragam dan keterkaitan patiotemporal kompleks. Sebagai contoh, sebuah studi eksperimental yang dilakukan oleh H. Nishiyama et al. [1994] menunjukkan bahwa pengguna sedang melihat lukisan atau gambar menggunakan dua pola utama. Pola pertama terdiri dari melihat seluruh gambar kasar, hanya berfokus pada tata letak gambar kepentingan tertentu. Pola kedua terdiri dari berkonsentrasi pada objek tertentu dalam gambar. Dalam arti, kita dapat melihat satu gambar sebagai objek senyawa yang mengandung banyak sub-benda, masing-masing sesuai dengan daerah gambar yang secara visual koheren dan / atau semantik bermakna (misalnya, mobil, manusia), dan hubungan spasial mereka.
Setiap objek media dapat dilihat sebagai kumpulan saluran informasi; beberapa saluran informasi tersebut (seperti warna dan bentuk) adalah tingkat rendah (bisa berasal dari objek media), sedangkan yang lain (seperti label semantik melekat pada benda oleh penonton) adalah tingkat yang lebih tinggi (tidak dapat diturunkan dari objek media tanpa pengetahuan eksternal).Multimedia pemrosesan query biasanya membutuhkan kesenjangan semantik antara apa yang disimpan dalam database dan bagaimana pengguna menafsirkan query dan data yang akan dijembatani melalui siklus umpan balik relevansi. Proses ini sendiri biasanya statistik dan, akibatnya, adanya ketidaktepatan probabilistik dalam hasil.
Ø  Imprecision & Subjectivity 
·         Feature Extraction umumnya tidak tepat
Misalnya, tingkat kesalahan yang tinggi ditemui dalam data motion-capture dan umumnya disebabkan oleh banyak faktor lingkungan yang terlibat, termasuk kamera dan kecepatan objek. Khusus untuk video / audio / gerak aliran, data yang diambil melalui modul ekstraksi fitur hanya statistik yang akurat dan dapat didasarkan pada frame rate atau posisi kamera video yang berhubungan dengan objek yang diamati
·         Multimedia querying system often rely on “similarity” query (v.s. exact matching)
Sebaliknya, dalam banyak kasus, database multimedia perlu mempertimbangkan fitur nonidentical tetapi mirip dengan menemukan objek data yang wajar untuk query. Dalam banyak kasus, hal ini juga diperlukan untuk memperhitungkan kesamaan semantik antara penjelasan terkait dan parsialnya, di mana benda-benda berhasil pada beberapa persyaratan dalam query tetapi gagal untuk memenuhi semua kondisi query.
·         Ketidaktepatan dapat disebabkan struktur indeks yang tersedia, yang sering tidak sempurna.
Karena ukuran data, banyak sistem bergantung pada clustering dan klasifikasi algoritma untuk kadang-kadang tidak sempurna pemangkasan alternatif pencarian selama pemrosesan query.
·         Query formulation methods vs user’s subjective intention: Query by example, Query by Description, Query by profile/recommendation

Ø    Fakta-fakta yang menonjol menyangkut penggunaan multimedia untuk pendidikan sebagai berikut:
- Kemajuan perkembangan teknologi dan informasi menuntut pendidikan tidak terbatas pada pemanfaatan sarana pendidikan (guru, buku pelajaran, dan lainnya), tetapi juga menggunakan media komunikasi berupa radio, televisi, VCD, OHP, komputer, internet, dan sebagainya.
- Dalam menghadapi era globalisasi pada abad ke-21, diperlukan sumber daya manusia yang tidak hanya terdidik, tetapi juga dituntut untuk mampu menguasai dan memanfaatkan berbagai multimedia. Sementara itu, tenaga pendidik yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang multimedia masih sangat terbatas, khususnya untuk wilayah perbatasan dan terpencil.
- Pemanfaatan multimedia dalam proses pendidikan berpotensi menjangkau seluruh lapisan masyarakat di berbagai tempat dengan mutu yang sama.
- Untuk penduduk usia sekolah sampai dengan SLTP yang lahiriah dan akibat kondisi setempat belum mengenyam pendidikan, pemerintah masih belum mampu memberikan pelayanan pendidikan secara memadai. Sementara itu peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan masih sangat terbatas.

No comments:

Post a Comment

Tugas Tambahan SOM

1.       Pengantar Sistem Operasi Multimedia Ø   Operating System Sistem Operasi / Operating System adalah bagian yang sangat pent...